Alone

I like being alone.

I like drinking coffee alone, and reading alone.
I like going to a bookstore alone.
I like riding motorcycle alone, and walking home alone.
It gives me time to think, and set my mind free.

I like eating alone, and listening to music alone.

But when I see a mother with her child,
a girl with her lover,
or a friend laughing with her or his bestfriend,
I realize that even though I like being alone,
I don't fancy being lonely.



Secangkir Kopi

01.26 am

"It has been said that we need just three things in life : something to do, something to look forward to and someone to love"

"Dia indah, meretas gundah, dia yang slama ini kunanti"

Malam memang tidak pernah terlalu malam untuk membuka laptop dan membuat sebuah postingan di blog. Apalagi ditemani secangkir kopi dan lagu Teman Hidup-nya Tulus. Lalu ditambah dengan banyaknya pikiran yang hilir mudik di kepala. I'm not a caffein lover, semenjak lambung bermasalah dan gak pernah tahan kena kopi. Tapi entah mengapa malam ini sedikit berbeda. Saya hanya ingin terjaga lebih lama, memikirkan beberapa hal yang belakangan ini terjadi di kehidupan saya.

#20FactsAboutMe

Been trending topic on my instagram's timeline lately, so here my #20FactsAboutMe :D


1. I love my family to the moon and back
2. Anak kedua dari empat bersaudara, tapi kalah berani dari adek ketiga
3. Cuma ayah yang manggil 'ulvi' dari lahir sampe umur 20, lainnya biasa manggil 'upik' atau 'upi'
4. Keliling Indonesia will be come true
5. You can't separate me from susu stroberi-nya frisian flag
6. Chocolate and ice cream get me hyperactive lately

Amazing 365 km!

"Become friends with people who aren't your age. Hang out with people whose first laguage isn't the same as yours. Get to know someone who doesn't come from your social class. This is how you see the world. This is how you grow"

Selamat hari Minggu, selamat hari paling malas sedunia!
Kemarin saya bersama seorang teman kuliah melakukan trip paling gila versi 2014. Bermula dari obrolan ringan kami saat makan malam bersama di salah satu restoran cepat saji di kawasan Surabaya Barat, yang pada akhirnya membawa kami pada sebuah kesepakatan untuk pergi ke kota sebelah, Malang. Sebenernya saya juga kurang paham tujuan dari trip kemarin. Jika dikata mau menghilangkan kepenatan, sebenernya kami belum penat. Kuliah baru jalan minggu pertama tapi saya sudah kabur.

Kami sepakat untuk memulai perjalanan pada pagi hari. Dengan alasan biar gak kena macet di daerah Porong. Perjanjian awal berangkat pukul 7 pagi, namun realisasinya lebih pagi dari yang dijanjikan. Sekitar pukul 06.30 dia sudah siap menjemput saya di kosan. Dengan cuma berbekal sebuah totte bag yang berisi dompet, smartphone, power bank, tisu, mukena, dan sebotol air mineral 600ml berangkatlah kami berdua ke Malang dengan tujuan Jawa Timur Park 1. Mau main roller coaster, katanya.

Trip WANI #1 : Kawah Ijen


Setelah main-main di Bama, makan siang, kami memutuskan untuk berangkat ke Patulding bada magrib. Patulding itu gerbang pendakian Ijen. Perjalanan dari Banyuwangi kota ke Patulding memakan waktu sekitar 2 jam. Jalannya naik turun belok kanan belok kiri khas pegunungan. Dan tidak ada penerangan sama sekali. Sedikit spooky sih sebenernya, dan saya muntah-muntah di jalan

Sampai di Patulidng sekitar pukul 9 malam, kami memutuskan buat makan malam dulu di warung Bu Im. Satu-satunya warung di Patulding yang jual makanan berat. Kayanya tenar banget kok warung ini dikalangan pendaki Ijen, tiap buka blog pasti ada yang cerita makan di warung Bu Im hehehe.

Hawanya dingin banget gak nahan. Cuma Joshua yang nekat mandi di hawa sedingin itu. Tapi ya bener sih, abis gitu pasti badan kerasa anget. Abis makan, mandi, sholat, kami tidur.... di mobil. Lumayan dapet tidur 3 jam an. Jam 1 malam kami bangun. Yang tadinya sepi, kayanya pengunjung cuma kita doang, tiba-tiba jadi rame.

#SIAyoMendaki